Bukan soal apa yang kamu berikan kepadaku. . Tapi karena aku tak bisa memberimu lebih. .
Sayang. .
Andai kau tahu rasa ini. .
Andai kau tahu rasa yang menghantuiku setiap waktu. .
Sayang. .
Andai kau tahu aku tak mau kehilanganmu. .
Sayang. .
Bahagiamu adalah senyumku. .
Tanpamu. . tak ada kehidupan dalam jiwaku. .
Sayang. .
Saat terlontar kata kata bernada marah dari mulutku. .
Bukan maksudku untuk memarahimu. .
Tapi lebih karena aku tak mau melihatmu terpuruk pada lubang kesalahan yang sama. .
Sayang. .
Mungkin aku kejam dihadapanmu. .
Mungkin aku keras dalam mendidikmu. .
Bukan karena aku tak senang dengan keberadaanmu. .
Lebih untuk mempersiapkanmu meniti dunia yang begitu kejam. .
Sayang. . .
Di matamu aku tidur,
di matamu aku terlentang. .
Tak seperti yang nampak, hatiku terus memohon kepada Nya. .
Tuk menjagamu. , aku tak mau kamu menikung dari jalanmu. .
Sayang. .
Bukan karena aku membatasi keinginanmu. .
Bukan karena aku kikir terhadapmu. .
Hanya untuk memberitahu kepadamu, dunia ini tak ada yang mudah. . Dunia ini penuh dengan perjuangan. .
Sayang. .
Bukan karena aku gila hormat, bukan karena aku ingin di-tuhankan. .
Aku takut azab Nya menimpamu hanya karena perlakuanmu padaku, aku takut keberadaanku membuatmu merasakan neraka yang berkobar. .
Sayang. .
Bukan karena aku mengusik tidur malammu,
hanya ingin kau tahu, Robbmu menyapamu di sepertiga malam terakhirmu
Sayang. .
Bukan karena aku tak mengertimu, bukan karena aku tak mampu merasakan kesedihanmu. .
Hanya ingin kau tahu, dunia ini tak untuk bersedih. . Masih banyak kebahagiaan membentang, masih banyak tantangan itu menghadang. .
Sayang. . .
Di matamu aku bersuka ria, di matamu aku berbahagia kala melihatmu beranjak dewasa. .
Tapi. . Hati ini tak sedemikiannya, hati ini sakit. . Tertusuk duri, menyanyat jantung. . Semakin kau dewasa, semakin dekat waktumu habis untuk bersamaku. .
Sayang. .
Teruslah berjuang. . Menggapai asa. .
Teruslah semangat, membantai tantangan. . Usah perduli mereka yang menghilang. . Camkan dalam hatimu kuat kuat. . Ibu kan terus ada untukmu. .
Doa Ibu kan terus mengiringi langkahmu. .
_air mata ini tak lagi mampu bertahan, menetes dengan penuh penyesalan. . Terimakasih ibu. . Atas untaian kalimatmu yang tak sepenuhnya ku ingat. . Terima kasih ibu. . Atas keberadaanmu saatku terpuruk jatuh. . Terimakasih ibu. . Atas segala hal untukku dan kakakku. . Terimakasih ibu. . Atas tetesan keringatmu. . Terimakasih ibu. . Atas lelehan air matamu di setiap do'amu untukku. .
Ya Robb. . Lindungi Ibuku. . Kasihani Ibuku. . . Kabulkan do'a tulus dari qalbu Ibu. . Berikanlah umur yang berkah. . Berikanlah kekuatan kepadanya. . Berikan yang terbaik untuknya. .
Robbighfirli wali wali dayya warhamhuma kamaa robbayani soghiro. . Amiin


Posting Komentar