Wahana Peduli Tuna Rungu Salatiga, kami menyebutnya Walitura. Aku baru mengenalnya sekitar tiga bulan yang lalu, namun bagiku mereka adalah keluargaku yang keren. Agak terlambat sebenarnya, namun lebih baik terlambat daripada aku tak pernah mengenal mereka.
Tulisan ini mengawali kolom tentang Walitura di blog Senandung Mustika Ungu. Sebelum aku menulis tentang kegiatan dan cerita tentang Walitura, ada baiknya kita mengenal bersama apakah Walitura itu. Tak kenal maka tak sayang, bukan?
Walitura dimulai dari keprihatinan bang Yit tentang minimnya kepedulian terhadap anak-anak tunarungu Salatiga. Dibentuk pada kurun tahun 2007. Sampai saat ini beranggotakan kurang lebih 50 orang. Terdiri dari tunarungu, baik tipe A, B, C maupun D dan beberapa volunteer normal.
Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas Walitura Salatiga. Kak Adi, ketua Walitura, menuturkan dengan bahasa isyarat bahwa Walitura mempunyai beberapa program rutin, diantaranya adalah SOBIS, Theater Diam, Karya.
Apa itu SOBIS?
Well, next time aku bakal nulis tentang SOBIS, Theater Diam dan beberapa kegiatan Walitura yang lain. Keburu Maghrib, errr, maklum, ngandalin hotspot kampus. Hihihi, Peace J

Posting Komentar