ABOUT GABRIELLA

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Mauris sodales, libero vitae sollicitudin pretium, lectus augue tempor turpis, et pharetra velit magna a sapien. Etiam accumsan suscipit justo, id volutpat risus varius sit amet. Curabitur semper mi faucibus arcu hendrerit lobortis. Aenean ut ante vel elit scelerisque sodales vitae et velit. Maecenas suscipit nunc lorem.
Read More
  • Labels
  • Fashion

    JOIN US ON INSTAGRAM

    Recent in Sports

    Design

    AKU SUDAH TUNANGAN

    Posting Komentar
    Sebenarnya, kita semua telah bertunangan.

    Assalamu'aalaykum saudaraku, apa kabarnya? Semoga tetap dalam lindungan Nya -amiin-

    saudaraku, kubawa berita gembira. Ya! Ini nyata, bukan fiksi. Dengan bangga aku berkata: "Aku sudah tunangan!"
    Kamu tahu? 'Dia' telah dijodohkan denganku semenjak nyawaku ditiup dalam segumpal mani di rahim Ibuku. Entahlah, aku tak tahu kapan 'dia' datang. Pun, aku tak tahu seperti apa rupanya.
    Cincinku tak terbuat dari emas ataupun perak, apalagi bertahta mutiara. Cincinku bergadai jiwa, cincinku bergadai iman. Ah, kamu bisa menuduhku gila. Tapi memang ini adanya, mau tak mau aku harus menyanggupinya. Tak kuasa menolak. Kamu menginginkanku memberontak? Menyuarakan kebebasan? Menolak perjodohan dengan mentah-mentah? Dengan apa aku akan melakukan semua itu? Sementara, 'dia' selalu menghantuiku setiap waktu.

    Tanggal akadku sudah terancang. Aku tak tahu kapan, pun Ayah Ibuku. Katanya, aku harus bersiap untuk dikhitbah. Ah, ini lebih lama dari menunggu, bukan?

    Busana pengantinku telah tersedia. Putih, katanya ini kain terbaik yang akan ku punya. Santai saja, tetap syar'i. Aku tak meminta desain macam-macam. Tidak juga seperti busana pengantin Nia Ramadhani kemarin. Aku tak akan memamerkan auratku seperti yang kamu fikir. Seperti yang kubilang, baju pengantinku istimewa.

    Pestaku, sudah terancang dengan apik. Kalian semua boleh datang, tentu tanpa undangan. Dan kuharap, kalian mengunjungiku dihari terpenting dalam hidupku. Do'a restumu itu aku tunggu. Apalah arti hidupku tanpa do'amu, saudaraku?

    Aku tak akan mengelak, jika nanti di antara kalian akan marah. Memang, aku sudah tunangan. Ini bukan status palsu. Bukan pula sebuah pemberontakan karena tertolak cinta. Apalagi, tentang pelangi sepenggal senja itu. Aku yakin, 'dia' lebih setia dari pelangi.
    Kamu masih marah? Karena usiaku masih muda? Jangan memarahiku, apalagi menatapku dengan mata elangmu itu. Ketahuilah, umurku ini lebih tua dari yang telah lalu. Sudah berbilang 6.619 hari. Enam ribu enam ratus sembilan belas, itu sudah sangat tua. Aku sudah pantas bertunangan, bukan?

    Tak usah khawatir, aku tetap bersama kalian selama masa tunggu ini. Tetap bercanda bersama kalian. Mengejar asa, meraih impian.

    Yah, mumpung 'dia' belum menikahiku. Akan kugunakan waktuku bersama kalian, orang-orang yang kusayang.

    Nanti, ketika 'dia' telah datang. Dan menikahiku diam-diam, aku berharap. Aku di puncak keimanan. Aku tak mau 'dia' kecewa. Kamu tahu kan? Cincinku bergadai jiwa dan iman. Do'akan aku.

    Pun, aku harus bersiap. Nanti, aku tak bisa berjumpa dengan kalian lagi. Aku harus mengabdi hanya untuk 'dia'. Pun, aku harus menikmati segala polemik rumah tangga sendirian. Ah, aku ngeri jika aku terlibat KDrT. Semoga rumah tanggaku kelak seperti yang kuidamkan.

    Suratku ini, saudaraku. Tak ada rahasia setitik pun. Jika kelak kematian itu telah menikahiku. Maafkan aku, atas segala tentangku. Ikhlaskan aku kelak, jangan mandikan aku dengan air matamu. Iringi aku dengan do'amu, sampaikan maaf atas khilafku kepada orang-orang yang berinteraksi denganku.

    _Aisyah al-Khansa
    02042010
    08.50 am





    Widi Utami
    Widi Utami
    Pengagum pelangi, penikmat coklat, penggila ungu yang mencoba untu terus berbagi sebagi wujud untuk mensyukuri nikmat Robbuna yang luaar biasa.

    Related Posts

    There is no other posts in this category.

    Posting Komentar