ABOUT GABRIELLA

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Mauris sodales, libero vitae sollicitudin pretium, lectus augue tempor turpis, et pharetra velit magna a sapien. Etiam accumsan suscipit justo, id volutpat risus varius sit amet. Curabitur semper mi faucibus arcu hendrerit lobortis. Aenean ut ante vel elit scelerisque sodales vitae et velit. Maecenas suscipit nunc lorem.
Read More
  • Labels
  • Fashion

    JOIN US ON INSTAGRAM

    Recent in Sports

    Design

    Layaknya Angin

    Posting Komentar

    Foto0266

    Aku selalu meyakini bahwa doa adalah kado terindah untuk siapapun. Termasuk untukmu. Bahkan jika pun kabarmu tak lagi mampu kudeteksi. Aku seperti mengalami hal yang sama ketika mengingat almarhum kakak tersayang; kak Ilham, yang kini nisannya saja aku tak bisa menikmati.

    Layaknya angin, sejatinya memang tak mampu lagi kugenggam, namun aku bisa merasakannya, bahwa ia nyata adanya. Sejatinya memang aku tak mampu lagi memeluknya, namun Robbuna lebih Mampu Memberikan Pelukan yang lebih hangat dan damai. Aku pun memilih untuk memeluk dalam senandung doa.

    Bapak selalu mewanti-wanti untuk mengirimkan doa kepada mereka yang telah tiada. Ibu berpesan agar sesekali menghadiahkan kakung bacaan Qur’an. Yai dhawuh agar aku membaca alfatikhah setiap ba’da sholat. Dan, paklik mengingatkan bahwa mereka yang masih hidup pun membutuhkan doa yang lebih lagi.

    Layaknya angin, tak terlihat namun menyejukkan.

    Aku selalu mengingat pesan bapak, bahwa membenci akan membuat hidupku semakin rapuh, cepat lapuk layaknya kayu yang digerogoti rayap. Pun yai, yang mewanti-wanti bahwa Robbuna Mencintai orang-orang yang memaafkan saudaranya, meminta maaf terlebih dahulu meski tak tahu kesalahannya.

    Layaknya angin, tiadanya menunjukkan keberadaannya.

    Tiadanya menghadilkan semesta yang indah.

    Layaknya angin, aku akan merasakannya dengan senandung doa. Doa untukmu yang tengah menyepi dri kehidupanku yang kacau. Kelak kau akan tahu, sejatinya seperti apa. aku sealalu meyakini ini, bahwa tabir akan terbuka seiringnya waktu...

    3 April 2014, 23.21

    Widi Utami
    Widi Utami
    Pengagum pelangi, penikmat coklat, penggila ungu yang mencoba untu terus berbagi sebagi wujud untuk mensyukuri nikmat Robbuna yang luaar biasa.

    Related Posts

    Posting Komentar